JEPANG BERTAHAN DI ERA GLOBAL TANPA MENINGGALKAN TRADISI

9 Okt

Sudah kita ketahui bahwa jepang memiliki kreatifitas dan inovasi dalam bidang teknologi yang membuat Negara kecil ini terkenal di seluruh dunia. Negara kecil ini mampu mengembangkan semua bidang yang ada dengan bermodalkan inovasi teknologi yang dia miliki. Kita ambil saja contoh dalam bidang industri, jepang memiliki 2 brand yang terkenal diseluruh dunia yaitu Honda dan daiso.

Dari dua brand tersebut dapat kita uraikan tingkat kreatifitas dan inovatif Negara jepang. Kapan anda pergi tanpa melihat sebuah brand Honda? Siapapun mengakui kualitas produk jepang yang satu ini dari segi teknologi, ekonomis dan design. Dengan menggunakan keunggulan teknologinya mereka mampu memadukan sebuah produk berkualitas tinggi dengan harga yang ekonomis dan design yang dinamis. Produk jepang yang satu ini juga terkenal dengan ketahanannya yang luar biasa.

Produk yang bisa kita lihat lagi adalah daiso. Jepang mampu membuat sebuah toko yang berisi hampir seluruh kebutuhan yang ada dengan harga yang sama pada setiap barang yang dijual. Dapat dibilang toko ini adalah toko serba ada mulai dari alat tulis, alat kebersihan,dll. Yang hebatnya adalah Daiso sudah meluas hampir diseluruh dunia. Di Negara-negara besar sekarang sudah banyak yang menggunakan produk-produk daisho.

Dua contoh diatas hanyalah sebagian dari banyaknya hal-hal lain yang membuat jepang menjadi sebuah Negara yang kreatif dan inovatif. Masih banyak lagi yang dapat diuraikan seperti bagaimana cara jepang mengatasi bencana alam yang terus melanda Negara tersebut. Tingkat recovery Negara jepang tidak main-main. Negara tersebut bisa pulih dari bencana dengan kurun waktu yang singkat. Contohnya sewaktu Hiroshima dan Nagasaki dibombardir oleh Negara adidaya Amerika Serikat, bencada tsunami yang melanda. Semua kerusakan dibidang ekonomi, infrastruktur, dll dapat dibenahi dengan cepat walaupun Negara ini sempat mengalami krisis akibat kejadian-kejadian tersebut.

Masyarakat jepang tidak hidup mewah. Masih banyak rumah-rumah yang dibangun dengan cara tradisional seperti menggunakan pintu-pintu yang terbuat dari kertas. lantai yang dilapisi dengan tatami. mereka juga masih sangat menghargai tradisi tradisi leluhur yang ada.

Jika kita lihat lebih dalam, sebenarnya semua itu dimulai dari sumber daya manusia yang berkualitas. Masyarakat-masyarakat Negara ini mampu menyatupadukan pemikiran-pemikiran hingga menjadi sebuah produk yang berkualitas. Walaupun Negara jepang terbilang Negara tradisional yang tidak melupakan nilai-nilai leluhur tetapi mereka juga tidak berfikiran sempit. Mereka senantiasa mengikuti perubahan global dan akhirnya dapat bertahan tanpa melupakan nilai-nilai leluhur.

Jakarta, 9 Oktober 2011

Mohammad Fadli Zapran Tamin